Monday, September 24, 2012

Hi Mom



Hi Mom?. Setaun sudah engkau meninggalkan kami dalam diam, meski yang dirasakan seperti seabad lamanya engkau pergi. Setiap matahari terbit lubang rindu akan hadirmu semakin menggunung ingin sekali terlampiaskan dengan memeluk erat tubuh anggunmu. Hanya doa selepas fardhu yang mampu kami lakukan untuk berkomunikasi dengan engkau wahai Ibu. Apakah engkau mendengar apa yang kami mohonkan kepada Sang Esa untuk kenyamananmu disana wahai Ibu..

Hi Mom?. Engkau selalu mengajarkan kepada kami untuk selalu menjalankan apa yang menjadi kewajiban seorang hamba yang taat dan ketahuilah hingga kini kami masih nyaman dengan petuahmu, meski perasaan rindu akan wajah masammu engkau tunjukan kepada kami kala terlupa akan kehidupan akhirat. Engkau selalu menekankan shalat diawal waktu dimanapun bumi yang kami pijak. Itu ucapanmu jika anak-anakmu mencium tanganmu hendak pamit meninggalkanmu untuk menempuh jalan kehidupannya masing-masing..

Monday, September 17, 2012

Manusia



Beragam spekulasi pendefinisian manusia telah terlontarkan dari sejumlah manusia yang mengaku sebagai seorang pemikir. Bermacam dasar pemikiran mereka pakai untuk melegalisi pemahaman yang mereka anggap paling baik menurut sudut pandang pribadi sendiri maupun golongan yang menaungi pemahaman tersebut. Yang pada akhirnya beraneka teoritis manis pun terlahirkan dalam rangka membedah dan memaknai arti dari makhluk yang memiliki potensi berakal dan bernafsu, manusia. Entahlah Ia sebagai zoon politicon seperti kata Aristoteles ataupun makhluk dwitunggal seperti yang dituliskan oleh buku PPKN yang diajarkan di jenjang SMA dahulu. Namun yang ingin saya tuliskan disini ialah definisi manusia berdasarkan sudut pandang Allah sebagai dzat tertinggi dalam memberikan posisi bagi makhluk ciptaan-Nya di dunia yang hanya berstatuskan hamba-Nya. Setidaknya manusia didefinisikan sebagai berikut ini :