12 orang merapatkan barisan dan berdoa dengan tenang, berharap dalam perjalanan menyusuri kaki dan lereng Gunung Penanggungan dengan selamat... Yah, sore ini mencoba flashback ulang kisah 12 orang hebat yang mencoba bertafakur dengan alam ciptaan sang Esa. Dengan Carrier di punggung masing-masing, kami mulai perjalanan malam kami dalam upaya menemukan keindahan di suasana yang semakin membuat kami merasa kami hanyalah makhluk kecil yang ditempatkan secara beruntung di bumi ini..
Dengan Rijal dan Eko dibarisan depan sebagai pembuka jalan, diikuti Anam, Aku, Lukman, Pono, Faishal, Hilman, Dayat, Doni, Ari, dan Bin mengikuti dibelakang.. Suasana gelap, tenang, hanya terdengar derap langkah 12 orang, ungkapan pita suara binatang malam, dan nyala lampu senter yang dibawa masing-masing dari kami..

